Satgas TMMD Kodim 1808/Mansel Ajak Anak Yamboi Nikmati Bubur Gizi Sehat

MANOKWARI SELATAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana desa. Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui kegiatan sosial, salah satunya pembagian bubur bergizi kepada anak-anak di Kampung Yamboi, Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Memasuki hari ke-18 pelaksanaan TMMD, personel Satgas menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan anak-anak setempat. Dengan penuh kehangatan, para prajurit membagikan bubur bergizi sekaligus menciptakan suasana kekeluargaan yang dipenuhi canda dan tawa.

Kegiatan tersebut dipimpin Wadan Satgas TMMD ke-130, Kapten Inf Hendro. Ia bersama anggota Satgas menyapa anak-anak dan memberikan perhatian secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan nutrisi generasi muda di wilayah tersebut.

Kapten Inf Hendro menjelaskan bahwa kegiatan berbagi bubur bergizi merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kualitas kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan dan pemenuhan gizi anak.

“Kehadiran kami di Kampung Yamboi bukan hanya untuk melaksanakan pembangunan fisik, tetapi juga ingin memberikan manfaat melalui kegiatan sosial. Kami berharap perhatian kecil ini dapat membawa kebahagiaan dan bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Kapten Inf Hendro.

Ia juga berharap kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak dapat menjadi perhatian bersama, baik keluarga maupun lingkungan masyarakat, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Suasana akrab yang tercipta selama kegiatan menjadi bukti bahwa hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat tidak hanya terjalin melalui pekerjaan pembangunan, tetapi juga melalui interaksi dan kepedulian sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel terus memperkuat semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Pengabdian yang dilakukan diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pembangunan desa, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *