
PAMEKASAN – Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) milik Pak Jufri di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Melalui program TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, rumah yang sebelumnya tidak layak huni tersebut kini hampir selesai dengan progres mencapai 90 persen, Rabu (4/11/2026).
Sejumlah bagian utama bangunan kini telah rampung. Atap genteng sudah terpasang rapi, dinding selesai diplester dan mulai dicat, sementara kusen pintu serta jendela juga telah terpasang.
Saat ini, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat memusatkan pekerjaan pada tahap finishing, terutama penyempurnaan pengecatan dan pembersihan teras rumah sebelum nantinya diserahkan kepada pemilik.
Sebelum mendapatkan bantuan melalui program TMMD, kondisi rumah Pak Jufri cukup memprihatinkan. Dinding bangunan telah rapuh, atap sering bocor ketika hujan, sedangkan lantainya masih berupa tanah. Kondisi tersebut membuat keluarga harus menjalani aktivitas sehari-hari dengan keterbatasan kenyamanan.
Kini, harapan memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan sehat semakin dekat menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah, sudah 90%. Tidak lama lagi kami bisa tidur nyenyak di rumah baru, tidak takut lagi kehujanan,” ujar Pak Jufri dengan penuh rasa syukur.
Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, mengatakan capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan antara personel TNI dengan masyarakat.
“Warga Jarin luar biasa. Setiap hari selalu ada yang bantu, bapak-bapak bantu pengecatan dan finishing, ibu-ibu bantu masak untuk Satgas. Ini bukti TMMD itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” ungkap Serda Syarif.
Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan menargetkan pembangunan rumah Pak Jufri mencapai 100 persen dalam beberapa hari ke depan. Dengan demikian, rumah tersebut segera siap diresmikan dan ditempati sebagai hunian yang lebih layak, aman, serta memberikan kenyamanan bagi keluarga.
(Pendim 0826)


