
Luwu Timur – Kabar baik datang bagi masyarakat Dusun Rende-Rende, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Pembangunan sumur bor melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo mulai dipersiapkan setelah berbagai material dan perlengkapan pengeboran tiba di lokasi, Selasa (27/10/2026).
Sumur bor yang direncanakan memiliki kedalaman sekitar 60 meter tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 50 kepala keluarga. Selama bertahun-tahun, warga setempat menghadapi kesulitan mendapatkan air sehingga harus berjalan sekitar satu kilometer menuju sungai.
Bagi masyarakat, jarak tersebut bukan persoalan kecil. Kebutuhan air untuk mandi, mencuci, dan aktivitas rumah tangga lainnya harus dipenuhi dengan mendatangi sungai. Ketika musim kemarau, kondisi semakin menyulitkan karena ketersediaan air berkurang.
Kini, harapan untuk mendapatkan sumber air yang lebih dekat mulai terlihat setelah kendaraan pikap Kodim 1403/Palopo tiba membawa material sumur bor pada pukul 09.00 WITA.
Material yang didatangkan antara lain mesin bor berkapasitas hingga 100 meter, pipa casing PVC 4 inci sebanyak 25 batang, pipa galvanis untuk saluran hisap, pompa air jet pump, toren penampungan, semen, pasir, besi beton, dan kerikil.
Peralatan tersebut ditempatkan di tanah wakaf dekat Masjid Ar-Rahman, Dusun Rende-Rende. Lokasi pengeboran telah ditentukan berdasarkan survei geolistrik yang menunjukkan potensi sumber air tanah pada kedalaman sekitar 40 hingga 60 meter.
Pasi Ter Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Ghaly, mengatakan pengadaan dan pengiriman material menjadi bagian penting dari percepatan pembangunan fasilitas air bersih bagi masyarakat.
“Bahan-bahan sumur bor sudah mulai di-dropkan. Warga sudah 20 tahun susah air bersih, harus ke sungai satu kilometer, air keruh, dan kalau kemarau kering. Ini sasaran vital TMMD kami untuk 50 KK Dusun Rende-Rende,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan sumur bor dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam mengurangi waktu dan tenaga yang selama ini dibutuhkan untuk mendapatkan air.
Teknisi sumur bor Satgas TMMD, Sertu Yudi, menjelaskan bahwa pekerjaan berikutnya mencakup proses pengeboran, pemasangan pipa casing, instalasi pompa, dan penyiapan tempat penampungan air.
Menurutnya, pengeboran direncanakan mencapai kedalaman sekitar 60 meter. Setelah proses konstruksi selesai, kualitas air juga akan diperiksa melalui pengujian laboratorium agar kelayakannya dapat diketahui sebelum dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi.
Antusiasme masyarakat terlihat dari sambutan warga ketika material mulai diturunkan. Hasan (60), Ketua RT Dusun Rende-Rende, mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan sumur bor tersebut memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air.
“Senang sekali, sudah 20 tahun kami susah air bersih. Anak-anak mandi di sungai, ibu-ibu mencuci di sungai. Sekarang TMMD mau membuat sumur bor dekat masjid, sehingga 50 KK bisa mendapatkan air bersih,” tuturnya.
Pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat dalam program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo. Tidak hanya membangun infrastruktur, program tersebut juga diarahkan untuk membantu mengatasi persoalan yang langsung dirasakan warga.
Dengan material yang telah tiba, masyarakat kini menantikan dimulainya pengeboran dan selesainya instalasi air bersih. Harapannya, fasilitas tersebut dapat menjadi sumber air yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi warga Dusun Rende-Rende.
Sumber: Pendim 1403/Palopo


