Prajurit TMMD Terjun Langsung Bantu Tugas Sehari-hari Warga Desa Parumpanai

Luwu Timur – Prajurit yang tangguh bukan hanya mereka yang mampu bekerja keras di lapangan, tetapi juga personel yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempatnya bertugas. Nilai itulah yang ditunjukkan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo ketika membantu pekerjaan rumah tangga warga di Desa Parumpanai, Senin (26/10/2026).

Di sela pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa, sejumlah personel Satgas yang tinggal di rumah warga turut membantu menyiapkan sarapan, mencuci peralatan makan, menyapu, hingga mengepel lantai.

Aktivitas tersebut terlihat di rumah Bapak Jumaing di wilayah Cendana. Sebelum memulai pekerjaan pembangunan, para prajurit terlebih dahulu membantu pemilik rumah menyelesaikan beberapa pekerjaan pagi.

Prada Ilham membantu memasak nasi dan menggoreng ikan untuk sarapan. Pratu Andi membersihkan piring kotor, sedangkan Praka Firman menyapu dan mengepel lantai rumah hingga bersih.

Kegiatan itu mendapat perhatian dari warga karena para prajurit tidak hanya terampil mengerjakan pekerjaan fisik TMMD, tetapi juga bersedia membantu pekerjaan rumah tangga tanpa harus diminta.

Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Mika Ramang, menegaskan bahwa sikap ringan tangan merupakan bagian dari pembinaan karakter prajurit selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.

“Saya bangga, bukan hanya jago di lokasi TMMD, tetapi tugas di dapur pun dikerjakan, sampai pembersihan lantai rumah warga disapu juga. Prajurit harus serba bisa. Karena kita tinggal di rumah warga, kita menumpang dan harus membantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti ketika personel meninggalkan lokasi pembangunan. Sikap menghormati tuan rumah, menjaga kebersihan, serta membantu pekerjaan yang bisa dilakukan merupakan bagian dari perilaku yang harus dijaga setiap prajurit.

“Ini bukan sekadar soal memasak atau menyapu lantai. Yang terpenting adalah kepedulian dan kemanunggalan. Prajurit harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Salah satu personel yang terlibat, Prada Ilham, mengaku tidak keberatan membantu pekerjaan dapur karena sudah terbiasa memasak sejak kecil.

“Saya biasa membantu ibu di dapur. Di rumah Bapak Jumaing saya membantu menyiapkan sarapan, mengulek bumbu, dan menggoreng ikan. Setelah itu, saya juga ikut membersihkan peralatan makan dan lantai. Kita tinggal di rumah warga, jadi harus saling membantu,” kata Prada Ilham.

Kebersamaan seperti ini menjadi kesempatan bagi prajurit dan warga untuk membangun hubungan yang lebih dekat. Interaksi sehari-hari membuat komunikasi semakin terbuka sekaligus menumbuhkan rasa saling menghargai.

Bagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh capaian pembangunan rabat beton, jembatan, dan sasaran fisik lainnya. Sikap prajurit yang peduli, santun, dan mau membantu juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Melalui tindakan sederhana tersebut, nilai kemanunggalan TNI dan rakyat terus ditanamkan di Desa Parumpanai, sejalan dengan semangat TMMD untuk membangun desa sekaligus memperkuat persaudaraan.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *