Cilegon – Raut wajah Pak Jamian memancarkan kebahagiaan yang mendalam saat memandangi bangunan barunya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini akhirnya bisa bernapas lega setelah puluhan tahun didera garis kemiskinan. Impian besarnya untuk memberikan tempat bernaung yang aman bagi ketiga anaknya kini bukan lagi sekadar bunga tidur.
Penantian panjang selama kurang lebih 30 tahun untuk memiliki hunian yang layak kini resmi terwujud nyata. Selama tiga dekade, ia dan keluarganya harus bertahan di tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit. Mereka terpaksa tinggal di sebuah gubuk yang jauh dari kata standar kesehatan demi sekadar berlindung dari panas dan hujan.
Pada Rabu (20/5/2026), Pak Jamian secara resmi menerima kunci rumah barunya dari Satgas TMMD. Acara penyerahan ini berlangsung khidmat di Lingkungan Jangkar Sukun, RT 15 RW 04, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Lokasi ini menjadi saksi bisu titik balik kehidupan baru bagi keluarga kecil buruh serabutan tersebut.
Rumah Pak Jamian yang dulu kondisinya sangat memprihatinkan karena hanya beralaskan tanah berlapis terpal tipis. Ketika musim hujan tiba, mereka selalu dihantui oleh kebocoran atap dan air yang merembes dari bawah. Kini, bangunan itu telah bertransformasi total menjadi hunian sehat nan nyaman dengan lantai keramik putih yang cerah.
Hunian baru yang kokoh ini merupakan hasil nyata dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program sosial ini diinisiasi melalui skema TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon. Kerja bakti massal ini berhasil mengubah bangunan reot menjadi rumah permanen yang aman bagi penghuninya.
Dalam proses pembangunannya, TNI tidak bergerak sendirian melainkan menggandeng sektor korporasi besar di wilayah tersebut. Program ini berjalan berkolaborasi dengan Krakatau Steel (KS) Grup selaku penyokong utama. Eksekusi pembangunan di lapangan kemudian dipercayakan secara penuh dan diselesaikan oleh PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).
Ada momen penuh keharuan yang menyelimuti seluruh hadirin saat prosesi penyerahan kunci rumah berlangsung. Dansatgas TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., mengaku sangat merasakan keprihatinan yang dialami Pak Jamian. Ia mengungkapkan kondisi hidup Pak Jamian sangat mengingatkan pada masa kecilnya yang penuh perjuangan.
Letkol Inf Imam Buchori kemudian memberikan kata-kata penyemangat agar Pak Jamian tidak pernah menyerah dalam menjalani hidup. Ia juga mendoakan agar rumah baru tersebut membawa berkah yang melimpah bagi seluruh anggota keluarga. Agenda peresmian ini ditutup dengan doa bersama dan peninjauan langsung ke dalam rumah baru Pak Jamian