
Tidak banyak waktu yang digunakan untuk istirahat. Begitu selesai makan siang dan minum sebentar, mereka langsung kembali berjibaku di sasaran fisik. Ada yang memadatkan jalan, ada yang memasang bronjong, ada yang mengerjakan RTLH, dan ada yang memasang pipa air bersih.
Keringat membasahi baju, debu menempel di wajah, namun tidak ada satupun yang mengeluh. Semua bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat gotong royong.
“Panas seperti ini sudah biasa buat kami. Yang penting pekerjaan cepat selesai dan warga cepat menikmati hasilnya. Kalau kita istirahat lama-lama, kapan selesainya,” ujar salah satu personel Satgas sambil tersenyum.
Warga Parumpanai pun sama semangatnya. Mereka tidak mau kalah dengan bapak-bapak TNI. Bagi mereka, panas ini tidak ada apa-apanya dibandingkan semangat untuk melihat desanya maju.


