
LUWU TIMUR – Harapan masyarakat Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih mudah segera terwujud. Pembangunan Jembatan Beton Cendana melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo kini telah mencapai progres 85 persen, Minggu (1/11/2026).
Jembatan berukuran 6 x 4 meter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik penting karena menghubungkan Desa Cendana dengan wilayah tetangganya. Sebelumnya, masyarakat harus menyeberangi sungai dengan susah payah, terlebih ketika musim hujan tiba.
Perkembangan pembangunan jembatan itu turut mendapat perhatian Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 yang dipimpin Kolonel Inf Marthen Pasundan, Irut-6 Sumdanas Itter Itumi Itjenad.
Dalam kunjungannya, Ketua Tim Wasev bersama rombongan memeriksa sejumlah bagian konstruksi, mulai dari pondasi, tiang penyangga, hingga kualitas pengecoran beton.
“Kami cek langsung kualitasnya. Hasilnya sangat memuaskan, kokoh dan sesuai dengan spesifikasi. Jembatan ini akan sangat awet dan manfaatnya akan dirasakan warga puluhan tahun ke depan,” ujarnya.
Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro selaku Dansatgas TMMD menjelaskan bahwa pembangunan jembatan telah memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan.
Bagi masyarakat, kehadiran jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan akses yang selama ini menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Setelah selesai, Jembatan Beton Cendana diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses menuju lahan pertanian, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.


