
LABUHANBATU SELATAN – Di tengah kesibukan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu merehabilitasi rumahnya, Edi Harahap (59) bersama sang istri, Rosbiyah (53), menghadirkan perhatian sederhana yang penuh makna. Keduanya menyuguhkan makanan dan minuman kepada para prajurit sebagai ungkapan rasa syukur atas bantuan yang diterima melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Keluarga Edi tinggal di Dusun Kandang Motor Sidorukun, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Rumah mereka menjadi salah satu sasaran rehabilitasi dalam program TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0209/Labuhanbatu.
Bagi Edi dan Rosbiyah, bantuan tersebut memiliki arti besar. Perbaikan rumah yang sedang dikerjakan memberikan harapan agar mereka dapat menikmati tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Rasa terima kasih itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Ketika melihat para personel Satgas bekerja, Edi dan istrinya berinisiatif menyiapkan makanan serta minuman sederhana untuk menemani para prajurit yang tengah menjalankan tugas.
Anggota Satgas yang menerima hidangan tersebut sempat meminta agar Edi dan istrinya tidak perlu bersusah payah. Para prajurit hadir untuk membantu masyarakat, bukan untuk merepotkan keluarga yang rumahnya sedang diperbaiki.
Akan tetapi, Edi tetap ingin berbagi sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para prajurit.
“Ah, tidak apa-apa, Pak. Ini hanya makanan dan minuman sederhana yang bisa kami berikan. Tidak seberapa dibandingkan dengan kebahagiaan kami saat ini. Bapak-bapak TNI sudah meluangkan waktu, tenaga, dan memeras keringat untuk memperbaiki rumah kami. Kami sangat berterima kasih. Ini yang bisa kami berikan sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kami,” tuturnya.
Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa bagi Edi, bantuan yang diterimanya bukan sekadar perbaikan bangunan. Ada perhatian, tenaga, dan kepedulian yang dirasakan langsung dari para anggota Satgas TMMD.
Di sisi lain, sikap Edi dan Rosbiyah memperlihatkan bahwa masyarakat juga memiliki peran dalam membangun suasana kebersamaan selama pelaksanaan TMMD. Dukungan tidak selalu berbentuk tenaga dalam pengerjaan fisik, tetapi dapat pula hadir melalui perhatian kecil yang diberikan dengan tulus.
Kisah ini menjadi gambaran kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tumbuh secara alami di lokasi sasaran TMMD. Kedekatan tersebut terbangun melalui interaksi sehari-hari, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui rehabilitasi rumah Edi Harahap, program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu menghadirkan lebih dari sekadar perubahan fisik. Kebersamaan yang terjalin mengajarkan bahwa kebaikan dapat dibalas dengan ketulusan, sementara pemberian sederhana dapat memiliki arti besar ketika disampaikan dengan rasa syukur.


